Tindakan dan Pelaksanaan · Tindakan dan Pencapaian
Tindakan dan Pencapaian · Tindakan dan Pelaksanaan
6 refleksi
《Dirimu yang matang》 Setelah tumbuh hingga kini, apa perlu dilepas dan apa layak dipertahankan?
Dirimu yang matang
Ada yang dilepas
Minum berlebihan tanpa akhir
Urusan remeh membosankan
Pekerjaan tanpa minat
Kekasih tanpa hati
Ada yang diperoleh
Percaya diri di wajah
Senyum di sudut bibir
Ketenangan dalam hati
Keleluasaan langkah
Musim semi hangat, bunga mekar
Tumbuh dengan tangguh
《Sikap terhadap pekerjaan》 Ketika pekerjaan belum tentu dapat dipilih, bagaimana saya tetap memilih sikap untuk menghadapinya?
Dalam kehidupan nyata, pekerjaan apa yang dipilih terkadang di luar kendali kita, tetapi memilih sikap untuk menghadapi pekerjaan adalah kebebasan kita.
Nilai-nilai
Kemenangan bergantung pada kecerdasan, bukan kekuatan fisik
Keberhasilan bergantung pada usaha, bukan keajaiban
Keberhasilan bukan soal mendapat kartu bagus; kuncinya adalah mampu memainkan kartu buruk di tangan dengan baik.
Tinggalkan yang mudah, cari yang sulit
Meninggalkan yang mudah dan mencari yang sulit justru jalan pintas untuk menyelesaikan sesuatu
Pendalaman yang tidak dipandu tuntutan pelanggan justru cara menghasilkan karya unggul
Melakukan hal yang benar meski sulit dipertahankan itulah keberhasilan
Kesulitan tim
Keadaan tidak jelas, tekad besar; tak punya gambaran, banyak cara
Judul lintang: lalat tanpa kepala
《Sikap batin dan tindakan》 Ketika berharap tim bekerja dengan baik, bagaimana manajer menjaga sikap batin sendiri dan tim?
Hasil tindakan bergantung pada baik buruknya sikap batin
Sikap batin yang baik membuat orang rajin, berusaha, dan bersungguh-sungguh
Sikap batin yang buruk membuat orang mengeluh, melawan, dan pasif
Karena itu, jika ingin menyelesaikan perkara dengan baik, terlebih dahulu benahi sikap batin
Yang dimaksud bukan hanya sikap batin sendiri, melainkan terlebih lagi sikap batin tim
Sebagai manajer, titik berat pengelolaan harus diletakkan pada pengelolaan sikap batin
Membenahi sikap batin membutuhkan niat awal yang murni dari manajer sendiri
Niat awal yang murni
Membuatmu mengungkapkan perasaan yang tulus
Menularkan semangat kepada tim
Ukuran paling sederhana untuk menilai niat awal ini adalah ‘mengutamakan sesama’
《Menyusun siasat tanpa terlihat》 Dalam perjalanan panjang, bagaimana menjaga semangat tanpa terseret emosi dan khayalan?
Menyusun siasat tanpa terlihat
Kerap menang tanpa bersaing dan menguras daya
Berdiri melintasi tahun
Tenang tanpa menjadi biasa
Menjaga kejernihan awal musim semi
Tidak menanyakan tujuan pergi
Tidak terkurung masa lalu
Tidak takut hari mendatang
Seduh sepoci cahaya bulan
Tuangkan di jalan berduri
Kehidupan berputar seribu rupa
Bila tetap baik-baik saja
Tak soal cerah atau hujan
Jangan membesarkan emosi
Jangan menumbuhkan khayalan
Angin senyap
Manusia hendaknya penuh semangat
《Wujudkan keinginan sebagai tugas》 Agar keinginan menjadi tindakan, pengaturan apa lagi yang perlu diperjelas?
Ubah keinginan menjadi tugas, penanggung jawab, waktu pelaksanaan, dan umpan balik.
《Ambil satu langkah, lalu sesuaikan》 Daripada menunggu semuanya jelas dalam pikiran, dapatkah saya menyelesaikan satu tindakan terkecil dahulu?
Selesaikan dahulu satu langkah terkecil yang layak dilakukan, kemudian sesuaikan langkah berikutnya berdasarkan hasilnya.